jump to navigation

Antara Liga Inggris dan Suporter Indonesia January 17, 2008

Posted by pandapotan in Curhat.
trackback

Aku agak kecewa juga sih dengan sikap suporter kita sekarang ini. Sering banget terjadi perkelahian antar suporter. Nga usa jauh-jauh. Liat aja pertandingan Copa 234 kemaren. Abis pertandingan antara Persija lawan Persipura terjadi lagi perkelahian suporter.

Di lain sisi banyak orang yang kecewa akibat tidak bisa nonton liga Inggris secara gratis lagi dari TV lokal. Memang ada sih alternatif lain yaitu nonton bareng sesama suporter suatu club. Tapi mungkin tetep juga bayar. Slnya kan penyedia tempat juga setidaknya mentarifkan seseorang untuk beli minum baru bisa noton gratis. Alternatif lainnya itu cuma nonton pertandingan yang bole dikatakan kelas menengah di Lativi. Kenapa kelas menengah? Karena pertandingan yang disiarin itu bukan pertandingan klub besar.

suporter.jpgKita juga sama-sama tau kalo suporter club liga inggris juga lumayan sportif. Liat aja stadion-stadion club sepakbola inggris. Rata-rata tempat duduk penontonnya sangat deket dengan lapangan sepakbolanya (contohnya kayak gambar disebelah). Walo kayak gitu, tetep penontonnya jaga sopan santun dengan tidak masuk lapangan seenaknya. Selain itu perkelahian antar suporter juga jarang padahal Inggris itu kan boleh dibilang negara yang kecil. Jadi kalo mau ketemu suporter lain juga tinggal naek kreta atau bus aja juga uda nyampe.😀

Beda banget kan ama suporter Indonesia. Padahal suporter persipura uda datang jauh dari sebrang pulau sana. Tapi tetep aja terjadi perkelahian. O…iya aku nga mengklaim semua suporter Indonesia kayak gini. Tapi disini aku mau nyarankan kalo kita itu paling tidak harus suportif. Contoh aja suporter club di Liga Inggris. Mungkin kalo kita mau Liga Inggris tetep disiarin TV lokal, kita harus contoh dulu suporter club liga inggris😀

Comments»

1. jimmy - January 17, 2008

kayanya masih beberapa generasi lagi kita bisa punya penonton bola yang deket ke lapangan kayak begitu.. faktor utamanya kalo menurut saya sih ya tingkat pendidikan yang rendah.. jadi siapa yang salah? hmm.. yang harusnya ngasih pendidikan gratis.. siapa coba?😀

2. pandapotan - January 17, 2008

mungkin iya juga sih…

Tapi kalo pendidikan gratis sih kayaknya di negara kita masih sangat susah. Penyebabnya :
1. Masih sering terjadi pengelapan uang.
2. Negara kita masih bisa dikatakan kondisi ekonominya buruk

Jadi menurutku paling ga pendidikan itu harus ada biaya tapi harus sesuai dengan kondisi peserta pendidikannya.

3. dodot - January 18, 2008

suporter?

banyak yang kritis banyak juga yang sok kritis…

4. pandi merdeka - January 18, 2008

wuehheheheheh emosii nomor satu mesti ikut anger management semua tuhh wakakakka a

5. gas-tono djembah2 - July 3, 2008

wAh mnRt gW iTu sMw y biSa tErgAntuNg dR oRg yG inGin riBut iTu ndiRi.mGkn dY pNy BnyK uTanG Kaleeeeee…….AtW gA biSa mAkAnin 3 oRg bininya gt.heeeeee
jd mnrt gw y kmbli lg ke orgnya masing2 gt………….
{nyang mrsa trsingung jgn ngamuk y,peace man…….}


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: