jump to navigation

Thanks Mom, I Love you Mom July 31, 2009

Posted by pandapotan in Curhat.
trackback

Hari ini saya dapet cerita yang bagus dari temen satu SMA saya, Dian Paula Matondang. Ceritanya berjudul “Love Your Mom”. Tanpa basa-basi langsung saja ya saya copy paste dari halaman facebooknya.

Suatu ketika ada seorang bayi yang siap dilahirkan. Maka ia bertanya kepada Tuhan. “Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana ?”

Tuhanpun menjawab. “Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu.” Si kecil bertanya lagi, “Tapi disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia. Tuhanpun menjawab, “Tak apa, malaikatmu itu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan selalu membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.” Namun si kecil bertanya lagi, “Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai ?

Tuhanpun kembali menjawab, “Malaikatmu itu, akan membisikkan kata-kata yang paling indah , dia akan selalu sabar di sampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia. “Si kecil bertanya lagi, “Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan ?”

Tuhanpun kembali menjawab, “Malaikatmu itu, akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdoa. “Lagi-lagi si kecil menyelidik, “Namun, aku mendengar, disana, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku ?

Tuhanpun menjawab, “Tenang, malaikatmu, akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia, sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu. “Namun, si kecil malah sedih, “Ya Tuhan, aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi.

Tuhanpun menjawab lagi, “Malaikatmu akan mengajarkanmu keagunganKu dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat padaKu. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat wajahKu. Walau begitu, Aku akan selalu berada di sisimu.”

Hening, kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku … ”

Tuhanpun kembali menjawab. “Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan : Ibu …”

Comments»

1. pandi merdeka - August 1, 2009

aaaa.. ceritanya bikin gw sedihh😦 dohh pagi pagi dah sedihh.. nggak tepat nih timing gw buka blog😥

2. pandapotan - August 5, 2009

sory…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: